4 Korban Penembakan Mako Brimob Dinihari, Warga Pikir Lagi Latihan

0
382

JATENG – Mako Brimob Kompi 3 Batalyon B Watumas, Purwokerto, Jateng, diserang orang tak dikenal, dinihari tadi. Saat ini tim Inafis Polri tengah melakukan olah tempat kejadian perkara.

Markas Brimob Watumas Purwokerto, Sabtu (25/5/2019) pagi, pintu gerbang markas ditutup dan dijaga oleh petugas bersenjata. Pos jaga Markas Brimob yang terkena tembakan juga diberi garis polisi.

Tim Inafis yang melakukan olah TKP terlihat tengah mengecek lubang yang mengenai kaca pos jaga dan kayu atap pos jaga yang berlubang sambil membuka genteng untuk mencari bukti- bukti.

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun, juga sempat terlihat mengecek kayu atap yang berlubang diduga terkena peluru. Menurut informasi, Kapolda Jateng Irjen (Pol) Rycko Amelza Dahniel tengah menuju Purwokerto.

Polisi membenarkan telah terjadi penyerangan berupa aksi tembakan ke Mako Brimob Watumas, Purwokerto, Jateng. 4 personel jaga ditembaki orang tak dikenal. Dilansir Detikcom, seorang di antaranya terserempat peluru yang diberondongkan dari mobil yang terus melaju.

Ketua RT 1 RW III Kelurahan Purwanegara, Purwokerto, Riyadi (52), mengatakan dari dalam rumahnya yang hanya berjarak 20 meter dari pintu gerbang Mako Brimob Watumas, dirinya mendengar juga suara letusan beberapa kali.

“Sedang tidur, kaget (mendengar letusan). Suaranya keras sekali, sempat terbersit apa ada ledakan molotov. Tapi saya nggak berani keluar,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (25/5/2019).

Pengakuan serupa juga disampikan Herlina (46), warga setempat, kepada wartawan. Masih dilansir Detikcom, rumah Herlina berada di depan markas Brimob. Pada jama kejadian, dia mengaku mendengar suara letusan sebanyak tiga kali mirip letusan petasan atau tembakan dari arah Mako Brimob Watumas. Semula dia mengira suara itu dari latihan menembak anggota Brimob.

“Dengar sekitar pukul 01.30 WIB, tiga kali. Saya kira suara petasan, tapi kok beda. Saya dengar tiga kali, keras tar tar tar. Saya sering dengar suara tembakan pas lagi latihan, cuma kok ini santai-santai saja, tidak ada orang lagi lari,” kata Herlina.

“Saya dengar tapi tidak keluar, karena saya pikir latihan menembak. Di sini sering dengar suara latihan menembak,” lanjutnya.

Sumber Berita : Klik Disini