Kunker ke Jambi, Komisi XI DPR RI Sidak Ke Pasar Angso Duo Jelang Iduf Fitri

0
152

JAMBI – Guna memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok sampai lebaran nanti, anggota Komisi XI DPR RI tinjau pasar angso duo dalam agenda kunjungan kerjanya ke Jambi, Kamis (23/5/19) kemarin.

Dalam kunjungan tersebut, didammpingi oleh Danrem 042/Gapu Kolonel Arh Elphis Rudy, Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Muchlis AS, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Amir Hasbi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Ariansyah dan Kepala Bulog.

Mereka melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) bersama Satgas Pangan Provinsi Jambi ke Pasar Angso Duo.

Dikataka Kepala Bidang (Kabid) Koordinasi Satgas Pangan, Ariansyah bahwa kegiatan tersebut terus mereka lakukan sampai dengan menjelang hari raya idul Fitri 1440 Hijriah. Hal itu dilakukan guna memastikan harga, dan ketersediaan bahan pokok untuk masyarakat Provinsi Jambi.

“Pagi tadi (sidak) harga sangat stabil, daging ayam Rp27-29 ribu, bawang putih Rp28 ribu/Kg. Cabe merah Rp26-28ribu, Bawang Merah Rp28ribu dan daging sapi Rp120ribu/Kg,” ujarnya.

Sementara itu Dra. Elviana, M.Si selaku anggota DPR RI dari komisi XI sendiri mengatakan, bahwa kegiatan Sidak itu dilakukan dalam rangka bulan Ramadhan dan menghadapi idul fitri.

“Ini merupakan pekerjaan dari Mitra kami Bank Indonesia dalam mengatur laju Inflasi, dan hasilnya akan di diskusi kan di komisi XI bersama Gubernur Bank Indonesia, OJK dan Menteri Keuangan, ” kata Elviana.

Elviana juga mengaku bangga bahwa Jambi mempunyai pasar tradisional yang sehebat ini, namun dirinya mempunyai catatan bahwa di lingkungan pasar ada sampah dimana-mana, tapi masih bisa dibenahi.

Selain itu, Danrem 042/Gapu Kolonel Elphis saat diminta keterangannya oleh awak media, Jum’at juga mengatakan bahwa Sidak itu untuk mengantisipasi harga. Jangan sampai ada pedagang atau spekulan yang mengambil keuntungan. Tetapi dari sidak ini, ia memyampikan, bahwa harga masih terbilang stabil.

Ia juga menjelaskan, sidak yang dilakukan satgas pangan itu bertujuan mencegah adanya spekulan nakal, yang mencari keuntungan dengan menaikkan harga karena permintaan banyak atau tinggi. Terutama di bulan Ramadhan hingga menjelang Lebaran nanti.

“Untuk pasokan kebutuhan pangan pun banyak, begitupula dengan harganya masih terbilang stabil. Juga kita harapkan tidak ada spekulan ataupun pedagang yang menimbun barangnya. Harga pangan masih stabil,” ucapnya.

Oleh karena itu, ia menghimbau kepada masyarakat jangan membeli kebutuhan pokok secara berlebihan, serta jangan lupa mengecek tanggal kadaluwarsany.

“Belilah seperlunya saja dan setiap membeli barang kemasan agar berhati-hati dan periksa tanggal kadaluarsanya,” tandasnya.

(Penrem042gapu/Red)