Demi Arus Mudik, Dinas PUPR Batanghari Siagakan 2 Alat Berat

Daerah

BATANGHARI – Arus mudik hari raya Idul Fitri 1440 H, segera memasuki puncak arus mudik. Pihak kepolisian mulai disibukan dengan melakukan beberapa kegiatan pengamanan. Pun demikian dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Batanghari untuk akses jalan.

Kegiatan yang dilakukan oleh pihak kepolisian terkait angka kecelakaan yang sering terjadi di jalan raya selama arus mudik berlangsung. Salah satu hal yang menjadi penyebab angka kerusakan ini adalah faktor jalan yang rusak.

Untuk mengatisipasi hal tersebut, Dinas PUPR menyigakan 2 alat berat untuk mengatisipasi hal tersebut. Alat berat yang diturunkan oleh Dinas PUPR terdiri dari Exsavator dan Vibro.

“Iya, dua alat berat ini memang sengaja kita standbykan. Kalau Pak Sekda sendiri minta alat ini distandbykan di Kecamatan Bajubang. Karena kondisi jalannya cukup parah,” ungkap Kabid Bina Marga Dinas PUPR Batanghari, A. Shomad ST, pekan ini.

Dijelaskan Shomad, untuk alat berat ini perlu ditempatkan di mana pun sebenarnya tidak ada masalah. Karena pihaknya juga sudah menyiagakan kendaraan besar untuk mobilisasi kemana pun diperlukan di wilayah Bumi Serentak Bak Regam.

“Sebenarnya di mana pun ada alat berat ini karena masalah, kita harus memiliki mobil itu sendiri yang bisa membawa alat ini kemana pun dibutuhkan. Meskipun demikian, tetap akan kita koordinasikan lagi,” jelasnya.

Memasuki arus mudik ini, Shomad mengakui ada beberapa ruas jalan dengan status yang jadi perhatian, termasuk jalan Nasional. Seperti ruas jalan Sungai Buluh, Kecamatan Muarabulian dan Rantau Puri, Kecamatan Pemayung.

“Untuk perbaikan di jalan status nasional yang harus disetujui bukan dengan Kita. Dan beberapa waktu yang lalu kita miliki telah dikoordinasikan dengan pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IV Jambi terkait dengan perbaikan. Dan pihak BPJN juga harus memperbaiki jalan tersebut sebagai 6 titik sepanjang 3 KM,” tutupnya.(Ali Kucir)