Sejak Ada Smartphone, Bupati Jarang Baca Koran

0
94

SAROLANGUN – Perkembangan media teknologi informasi dan komunikasi pada era sekarang ini menunjukan betapa semakin banyak media komunikasi yang beredar dalam masyarakat. Hal ini dikarenakan sangat banyak inovasi dan perubahan dari pada media komunikasi yang sedang mewabah dalam masyarakat sekarang ini. Salah satu contoh yang bisa kita lihat adalah masyarakat cendrung menggunakan telepon genggam untuk menjadi media komunikasi antara satu orang kepada orang lain yang berada di tempat lain.

Kenyataan telah menjadi sebuah fenomena yang sudah lazim ditengah masyarakat dunia. Namun tidak hanya sampai disitu hal lain yang menjadi perhatian adalah yang mana bersama berjalannya waktu telefon genggam yang sering digunakan sudah berinovasi menjadi telephone pintar “smartphone”. Masyarakat kini beramai –ramai menggunakan berbagai jenis Smartphone berjaring Android. Hal itu seturut dengan kemampuan, motivasi, keinginan serta kebutuhan masyarakat terhadap kegunaan dari pada media tersebut.

Selain dari itu Smartphone juga dapat digunakan untuk mendapat informasi tentang persoalan dinamika kehidupan dan perkembangan zaman baik dunia luar maupun daerah, apa lagi untuk membaca suatu berita yang dipublikasikan kepada publik.

“Sejak adanya media online ini saya jarang sekali membaca koran, karena Smartphone menjadi kebutuhan masyarakat untuk mendapat informasi, online ini tidak hanya dibaca masyarakat sarolangun, bahkan seindonesia bisa membacanya,” ungkap Bupati Saroalngun 2 periode, H.Cek Endra

Lintas pemikiran orang membaca, kata CE, maka para journalis wajib meningkatkan kwalitas penulisan dalam menyajikan pemberitaan yang akurat dan tidak hoax.

“Saya sangat mendukung jika ada pelatihan peningkatan kwalitas itu, sehingga kita mampu melihat penulisan yang berkwalitas yang tidak unsur men-justice sesuatu, yang benar dikatakan benar, yang salah tetap salah, trus terang teknologi sekarang ini masyarakat akan beralih ke online, bukan hanya mencari informasi tentang pemberitaan saja, akan tetapi meningkatkan perekonomian juga bisa, seperti jualan online,” jelasnya.

Kendati demikian, dirinya berkeinginan bahwa media online ini meningkatkan lagi kwalitasnya, karena media online ini merupakan tehknologi yang dinamis.

“Kalau kita terlambat mengikutinya pasti ketinggalan, jangan bosan untuk belajar trus, namun semua itu harus diimbangin dengan membangun karakter akhlak dan kinerja,“ pungkasnya (Ajk)