Aksi Masa Renggut 6 Korban Jiwa, Jokowi Tak Ucapkan Belasungkawa

0
138

JAKARTA – Acara televisi M@atanajwa di Trans7 mengundang langsung beberapa narasumber, untuk menanggapi aksi masa pada 22 Mei 2019 yang dilakukan Jakarta Pusat yang berjalan ricuh dan memakan korban jiwa.

Dalam acara yang mengangkat tema “Setelah 22 Mei”, Rabu (22/5/19) Najwa Shihab selaku pembawa acara meminta bagaimana tanggapan dari perwakilan dari pendukung Paslon.

Saat ditanyakan Najwa, perwakilan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Andre menyampaikan bahwa ia melihat dalam kejadian ini banyak masyarakat yang terluka, bahkan sudah 6 orang yang meninggal dunia, namun tidak ada satu pun tanggapan permintaan maaf dari presiden, dan aparat kepolisian.

“Kenapa mereka ditembak ? Ini sudah 6 orang yang tewas, masyarakat Indonesia sudah 6 orang yang menjadi korban. Namun sejauh ini belum ada dari pemerintah Presiden kita, Polri belum ada yang memberikan tanggapan untuk meminta maaf.” katanya.

Selanjutnya, ia juga mengatakan bahwa melihat kejadian ini Prabowo sudah meminta kepada pendukungnya untuk mengalah dalam orasinya.

“Pak Prabowo sudah meminta pendukungnya untuk mengalah, bahkan dari tanggal 21 kemarin. Setelah pak Prabowo membaca orasi pakai teks, beliau sudah meminta kepada pendukungnya untuk engalah, dan tidak boleh melawan aparat. Kalau kita dipukul, kita jangan melawan.” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan Tim Kemenangan Nasional (TKN), Abdul Kadir menyebut bahwa ia melihat kondisi dari awal, hal ini sudah diprediksikan pihak Pasangan calon nomor urut 02 (Prabowo) akan lakukan aksi di jalan.

“Kalau kita liat kondisi dari awal, kita sudah bisa prideksikan bahwa Paslon nomor urut 02 (maaf ya pak Prabowo) akan selesaikan masalah ini di Jalan. Bahkan diprediksikan lebih besar dari ini.” tandasnya.

(Red)