Peringati Harkitnas ke 111, Ini Ajakan Sekda Provinsi Jambi

0
112

JAMBI – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M. Dianto mengajak masyarakat untuk membangkitkan semangat gtong royong, yakni semangat saling menolong, semangat kebersamaan, dan bantu-membantu.

Hal tersebut dikemukakan Sekda usai Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-111 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2019, di lapangan depan Kantor Gubernur Jambi, Senin (20/5/19) pagi.

Membacakan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Sekda menyampaikan bahwa Harkitnas timbul dari kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan Nusantara. Serta kebersamaan dan gotong royong merupakan semangat yang menggerakkan harapan, dan tekad untuk mewujudkan persatuan dan kedsatuan tersebut.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa seluruh masyarakat, seluruh komponen bangsa diajak untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan pasca Pemilu, untuk kembali merekatkan kesatuan sosial.

Oleh karena itu, Sekda mengajak masyarakat untuk membangkitkan semangat gotong royong, semangat kebersamaan, untuk bersama-sama mengatasi dan menghadirkan solusi terhadap berbagai permasalahan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan upacara ini meskipun dalam masa puasa (Ramadhan), kita bisa melaksanakannya dengan tepat waktu,” ujar Sekda.

Sekda berharapkan dengan semangat gotong royong, dan semangat kebersamaan, Indonesia saat ini dan kedepan bisa bangkit. Serta bisa bersama-sama negara di dunia ini, masuk dalam jajaran negara maju.

“Persatuan dan kesatuan bangsa ini lah yang mewujudkan bahwa kita bisa bersama-sama. Kita bergotong-royong bahu-membahu, sebagaimana disampaikan bahwa semangat gotong royong sudah ada. Dan ada bahasa masing-masing di daerah-daerah seluruh wilayah Republik Indonesia.” jelasnya.

Ia juga menambahkan, bahwa dengan semangat gotong royong tersebut sebut, bisa melaksanakan apapun kepentingan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, yang kita lalui secara bersama-sama.

“Agar bisa mempererat satu dengan yang lainnya, sehingga apa yang akan kita inginkan mudah-mudahan tercapai, dengan semangat gotong royong dan saling menghargai sesama kita.” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam upacara yang mengangkat tema “bangkit untuk bersatu'” tersebut diikuti oleh para peserta yang terdiri dari para aparatur pemerintahan, siswa, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan.

(Nrs)