Lahir Tanpa Kulit Perut, Bayi Malang Asal Singkut Sempat Melemah

Daerah

JAMBI – Kondisi memilukan dialami bayi baru lahir di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun. Ia dilarikan ke Rumah Sakit Raden Mattaher, usai dilahirkan tanpa kulit perut pada Sabtu (18/05/2019).

Melly, kerabat bayi asal Desa Siliwangi yang turut mendampingi ke rumah sakit menerangkan kondisi bayi sempat melemah. Sebaliknya usai dilahirkan, anak kedua dari pasangan Suparlin dan Nanik Indriyani kondisinya baik.

“Iya, khawatir juga waktu dibawa kesini dari Singkut,” ungkapnya saat ditemui awak media di rumah sakit, Senin (20/05/2019) pagi.

Dituturkan Melly, ibu bayi sebenarnya belum ketemu dengan buah hatinya. Lantaran kondisi bayi usai ditangani bidan tak memiliki kulit perut, keputusan diambil cepat untuk dibawa ke RS Raden Mattaher. Sementara sang ibu, ditinggal lantaran kondisi down pasca melahirkan.

Yang mengharukan, dengan kondisinya tersebut, bayi itu tak terlalu rewel. Sehingga, penanganan dalam membawanya ke Kota Jambi, tak terlalu beresiko.

“Kan anak kecil ini aktif. Kalau rewel, duh, dak terbayang kulit perutnya tersentuh. Kalau tersentuh, robek dikit-dikit,” paparnya setengah bercerita.

Setelah tiba di rumah sakit plat merah itu, bayi mendapatkan perawatan dari petugas. Dari keterangan Melly, keponakannya itu dibawa dari hari Minggu dan hingga Senin mendapatkan perawatan.

“Tadi ada yang datang, kata pasien lain itu dokter. Dokter umum. Pas saya kejar, dokternya udah keluar. Saya mau nanya apa, gimana bayinya,” terangnya pada kedatangan dokter sekira pukul 11.00 Wib.

Sedikit keterangan yang didapatkan, bayi Suparlin, buruh batubata di Singkut itu, akan ditangani 2 dokter, yakni dokter spesialis anak dan bedah. Namun sayangnya, Melly tak tau kapan akan ditangani.

“Kalau pelayanannya, alhamdulilah, baik. Bagus pelayanannya,” katanya seraya menambahkan kontrol dari petugas jaga.

Dikonfirmasi awak media, Plt Direktur Utama RSUD Raden Mattaher, drg Iwan Hendrawan mengatakan, akan memberikan bantuan maksimal.

Membantu penanganan bayi dari keluarga tak mampu ini, dibutuhkan uluran tangan dengan kontak 081278386796

(Erw/Nrs)