Tapal Batas, Bupati Masnah Panggil BPN Serta Instansi Terkait ?

Pemerintahan

Bupati Masnah Panggil BPN Serta Instansi Terkait Diterbitkannya Setifikat Tanah Oleh BPN Batanghari di Wilayah Batas Muarojambi

MUAROJAMBI – Masalah tapal batas wilayah antara Kabupaten Muarojambi dengan Kabupaten Batanghari kembali timbulkan permasalahan. Kali ini Badan Pertanahan Negara (BPN) Batanghari, telah menerbitkan sertifikat yang secara admistrasi berada di RT 06, Desa Tantan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi.

Mencuatnya permaslahan ini, berawal dari surat laporan salah seorang warga Desa Tunas Baru Sudirman, kepada Bupati Muarojambi Masnah Busyro, Senin (20/5) kemarin. Dimana isi dalam surat laporan tersebut, ia meminta agar Pemkab Muarojambi dapat segera memfasilitasi permaslahan lahan perkebunan miliknya yang berada di RT 06 Desa Tantan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi. Yang saat ini disertifikatkan oleh BPN Batanghari kepada orang lain.

Diceritakanya, ia membeli tanah tersebut kurang lebih 1 hektare, berisikan kelapa sawit, dibelinya dari seseorang yang bernama Asnawi yang merupakan warga Desa Tantan pada tahun 2018, dengan dibuatkannya bukti kepemilikan sebuah Seporadik yang dikeluarkan oleh Desa Tantan. Tetapi tiba-tiba baru-baru ini, ada seseorang yang mengakui kalau lahan yang beli tersebut adalah milik dia dengan menunjukan surat sertifikat bukti kepemilikan yang dikeluarkan oleh BPN Batanghari.

“Ini yang menelantari saya membuat lapora ke Bupati Muarojambi, berdasarkan pengakuan pemerintah Desa Tantan, secara administrasi tanah yang saya beli itu masuk kedalam wilayah Muarojambi, tetapi kenapa BPN Batanghari bisa menerbitkan sertifikat,” tanyanya

Sementara itu menanggapi permasalahan tersebut sepertinya Bupati pertama perempuan di Kabupaten Muarojambi ini tidak main-main, Masnah akan segera memanggil seluruh instansi terkait dalam upaya penyelesaian permasalahan tersebut. “Kalau bisa siang ini (red kemarin), siang ini juga akan saya panggil Kepala BPN Muarojambi, Camat, dan Kepala Desa Tantan agar secepatnya diselesaikan permaslahan tersebut.” ungkap Bupati Masnah.