Napi Ngamuk, Lapas Narkotika Dibakar, 3 Mobil Turut Dibakar

0
347

SUMUT – Lembaga Permasyarakatan narkoba Hinai Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mendadak heboh. Pasalnya, penghuni lapas yang diisi 1600 napi itu, Kamis (16/05/2019) mengamuk dengan membakar sejumlah ruangan tahanan dan membakar berbagai jenis kenderaan petugas.

Situasi mencekam itu dimanfaatkan oleh narapidana untuk melarikan diri pada kebakaran sekira pukul 14.00 Wib. Kobaran api dari ruangan terbakar sulit dijinakan hingga pukul 15.30 Wib masih terlihat api terus menyala tepat didepan Lapas.

Kondisi itu disebabkan adanya perlawanan dari narapidana terhadap petugas dari Kepolisian dan Lapas yang hendak mengamankan lokasi sempat. Mendapat serangan tersebut, petugas langsung mundur.

Mobil pemadam kebakaran yang hendak memadamkan api sempat tertahan karena ada penolakan dari napi yang sudah menguasai Lapas. Pihak TNI dan Danramil 09 Hinai Kapten Inf. Dwi Suwarno masuk mencoba menenangkan dan bernegosiasi dengan para napi dari hasil negosiasi tersebut. Barulah mobil pemadam kebakaran bisa masuk dan memadamkan api.

Informasi yang dihimpun dari masyarakat sekitar, awalnya para napi ingin keluar kepemukiman warga dan berteriak – teriak.

“Kami manusia bukan binatang ” seperti yang dituturkan salah seorang warga sekitar.

Usai api dipadamkan perwakilan dari napi sempat keluar kepintu gerbang menjumpai petugas lapas dan mengatakan mereka butuh makan.

Hal yang sama juga disampaikan Danramil 09 Hinai bahwa permasalahan mereka adalah makan.

Dilansir Sinar Sergai hingga pukul 16.00 WIB situasi belum dapat dikuasai meski sejumlah petugas dari Brimob dan Kepolisian Polres Langkat ditambah Mobil Baracuda telah berada di lokasi.

30 personil Marinir Tangkah Lagan dan 30 personil raider dilansir Deteksi diterjunkan ke lokasi. Mereka berhasil menenangkan para napi yang sempat menguasai lapas, merusak puluhan motor dan membakar 3 unit mobil dan fasilitas lain.

Perlawanan dari napi sempat terdengar dengan diiringi tembakan dari pasukan Brimob. Hingga kini belum diketahui informasi resmi berapa jumlah napi yang melarikan diri. (Red)