Yusran Kecewa Dengan KPU, Pemilihan Lanjutan di Lapas Terancam Gagal

0
230

JAMBI – Terkait rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi, yang akan melaksanakan pemilihan lanjutan di Lapas Kekas II A Jambi, terancam tidak dapat dilaksanakan.

Betapa tidak, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II A Jambi, mengaku secara pribadi ia merasa kecewa dengan kebijakan KPU, yang semata-mata terkesan main-main dalam pelaksanaan pemilihan lanjutan tersebit.

“Ya kalau ditanyakan kecewa atau tidak, saya selaku pribadi, saya merea kecewa. Karena mereka terkesan main-main dalam hal ini.” kata Yusran saat dijumpai awak media, usai melaksanakan upacara peringatan Hari Bhakti Lapas ke 55, Sabtu (27/4/19).

Dijelaskannya, bahwa belajar dari pemilu yang dilaksanakan pada 17 April 2019 yang lalu, pihaknya sudah menyiapkan persiapan dari jauh-jauh hari dengan sangat baik, agar dapat melaksanakan pesta demokrasi itu di Lapas Kelas II A tersebut.

Namun, pada kenyataannya, dikatakan Yusran bahwa surat suara yang ada tidak mencukupi, bahkan dalam satu TPS itu hanya ada 3 dan 4 surat suara. Sedangkan jumlah warga binaan di lapas tersebut lebih dari seribu, surat suara hanya sekitar 600.

Sementara dalam pemilihan lanjutan ini, KPU hanya memberitahu pihaknya di hari jadwal kegiatan tersebut dilaksanakan. Hal itu menurutnya membuat pihak lapas tidak bisa menyanggupinya, karena perlu persiapan yang matang, supaya bisa melaksanakan pemilihan lanjutan itu.

“Kemarin saya baru dapat undangan, yang berisi masalah pemilu lanjutan yang akan dilaksanakan pada tanggal 26, dan kegiatannya juga di tanggal 26, tentu kami tidak bisa menanggapinya. Karena itu kan perlu persiapan.” jelasnya.

Selanjutnya, dirinya juga pastikan bahwa pemilihan lanjutan tersebut tidak akan dilaksanakan di Lapas Kelasa II A Jambi tersebut.

“Lagi pula kan ini udah selesai, data C1 nya juga sudah dikirim ke pusat, Quick Ciunt udah keluar, Real Count nya juga udah keluar kok. Siapa pun yang terpilih nanti, dia lah pemenang kita. Kita juga gak mau ambil resiko, negara kita sudah aman. Jika memang harus ada susulan, ya silahkan tapi tahun depan aja.” ujarnya.

Saat ditanyakan bagaimana dengan warga binaan, yang tidak bisa menyalurkan hak suaranya ? Kalapa Kelas II A Jambi itu menyebut, bahwa pemiluhan ini sudah selesai. Dalam aturanya juga paling lama itu 10 haru setelah hari pemilihan.

“Pemilu lanjutan ini apa, itu yang saya tanya. Orang sudah ditutup, C1 nya udah keluar. Nah itu lah konsekuensinya, siapa yang salah, saya gak tau. Apa akibatnya, ya kita lihat ke depan. Kalau memang memenuhi atura, mencukupi kuota, silahkan kamk akan mempasilitasi, dan mempersiapkan semuanya.” pungkasnya.

(Nrs)