Tak Hanya Jadi Pengguna, Sipir Lapas Ini Juga Edarkan Sabu di Lapas

0
287

JAMBI – BNNP Jambi berhasil memgamankan, 6 orang tersangka pengguna dan pengedar sabu di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II B Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

Dari 6 tersangka tersebut, diketahui ada seorang Sipir yang bekerja di Lapas itu, yaknj Ridho Trabani berperan sebagai pengguna dan kurir sabu dalam lapas.

Selain itu, Sipir ini juga dibayar pakai sabu dan dijanjikan dengan upah uang sebesar Rp. 1 Juta dalam menjalankan transaksi tersebut.

Dikatakan Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol Heru Pranoto mengatakan sipir lapas tersebut awalnya hanya sebagai pengguna. Namun akhirnya ia sebagai kurir.

“Kita amankan dia, dulunya sebagai pengguna, saat ini dia sudah jadi kurir atau pengedar,” kata Herus pada awak media, Kamis (25/4/19).

Sedangkan peran 3 sipir lainnya, merupakan pengguna juga bandar. Sebab selain memesan sabu tersebut, ia juga mengedarkan ke luar lapas.

“Alwi, Angga dan Madi, ketiganya ini napi kasus narkoba tangkapan BNNP Jambi,” tambahnya.

Sementara 2 orang lagi, adalah berperan sebagai perantara sabu, yang di bawa dari Riau untuk diserahkan kepada sipir tersebut.

“Agus dan Rohman merupakan yang membawa pesanan sabu dari P di Riau posisinya,” jekasnya.

Heru mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan pada hari Selasa (22/4) sekitar pukul 10.00 wib kemarin. Kebetulan saat itu 2 orang tersangka, yakni Agus dan Rohman sedang membawa sabu seberat 1 ons dari Riau menuju tempat transaksi dengan sipir.

“Saat itu langsung dilalukan pemancingan, sehingga berhasil mengamankan sipir lapas. Dari sipir lapas kemudian dikembangkan dan mengamankan 3 napi di lapas tersebut.”bebernya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 112 ayat 2, 114 ayat 2, 132 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman 5 hingga 20 tahun penjara.

(Nrs)