Diduga Selingkuh Dengan Istri Orang, Oknum Pimpinan Dewan Ini Akan Diproses

Hukrim Politik Viral

MANOKWARI – Kepolisian Resort Polres Manokwari berjanji setelah pemilihan umum baru menindak lanjuti laporan masyarakat terkait dengan dugaan perselingkuhan C. B salah satu oknum Anggota DPRD Kabupaten Tambrauw dengan YII 25 Tahun Istri seorang pejabat kecamatan.

Selvinaus Bonepaay dalam catatanya berupa surat pengaduan  perzinahan atau perselingkuhan yang di tujukan kepada Ketua DPD Partai Golkar dan Kapolres Manokwari menjelaskan, C. B yang merupakan kader Golkar dan statusnya sebagai Pimpinan DPRD Kabupaten Tambrauw memberikan sejumlah uang untuk membayar kepada Y. I. I agar mereka melakukan hubungan layak suami Istri.

“Kami meminta ketua DPD Partai Golkar agar segera memproses oknum kader Golkar yang tega berselingkuh dengan C. I. I yang merupakan istri orang, harapannya ia di pecat secara parmanen dari keanggotaan Partai,” ujar Selvianus dalam surat tertanggal 6 April 2018.

Dalam surat tersebut pihaknya meminta Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat agar mengusulkan pelantikan antar waktu (PAW) terhadap CB yang kini berstatus pimpinan DPRD Kabupaten Tambrauw.

Selain itu, surat itu di tujukan kepada Kepala Kepolisian Resort Manokwari agar memproses laporan dari pihak pemohon, terkait dengan perbuatan CB dan YII yang sudah bersuami. Alasanya, CB dinilai membuat pengakuan bohong pada saat proses penyelesaian yang di mediasi oleh pihak Binmas Polres Manokwari pada 2018 lalu. Pengakuan CB saat  di Binmas Polres menyatakan bahwa tidak melakukan perzinahan atau berselingkuh.

Isi surat tersebut dari pihak pemohon  mendesak agar pihak-pihak yang berwenang terutama kepolisian agar segera menindak lanjuti proses hukum terhadap Oknum Pimpinan Anggota DPRD Tambrauw sebelum pemilihan umum berlangsung.

“Pihak Polres Manokwari menanggapi serius dan siap menidaklanjuti laporan itu nanti setelah Pelaksanaan Pemilu 17 April besok,  kami sudah dapat laporan namun saat ini kesibukan untuk persiapan menghadapi Pemilu,” kata Kapolres Manokwari AKBP. Adam Erwindi saat di konfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP. Musa Jedi Permana melalui pesan singkat Wahtsaap, Senin (15/4/2019).

Dalam surat pengakuan, yang bermaterai 6 ribu, Y.II mengaku ia telah menjalin hubungan gelap dengan oknum pimpinan DPRD Tambrauw itu berlangsung dari 2016 hingga 2017. Mereka pernah menjalin hubungan layaknya suami istri di Hotel Valdos Manokwari.

“Sebanyak 3 kali Y. I. I dan oknum dewan C. B melakukan hubungan gelap di Hotel Valdos, dengan imbalan yang diberikan C. B kepada Y. I. I sekitar Rp 1 juta dan Rp 800 ribu serta Rp 600 ribu” seperti tertulis dalam surat perjanjian.

Pelaku CB diberikan sangsi agar bertanggung jawab atas perbuatan telah melakukan hubungan gelap dengan YII, Jika CB tidak bertanggung jawab maka ia dilarang melakukan aktivitas di wilayah adat suku Mpur.

Ketua DPD Partai Golkar, Moses Rudy Timisela yang di konfirmasi terkait pernyataan sikap keluarga Selvianus Bonepaay tersebut, melalui pesan singkat WhatsApp namun hingga berita ini di terbitkan, dirinya belum memberikan keterangan kasus perselingkuan yang di lakukan oknum ketua DPRD Tambrauw.

Begitu juga CB oknum pimpinan DPRD Tambrauw dan Kader Golkar tersebut ketika di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp maupun SMS serta telpon namun ia belum memberikan keterangan.

Harapan keluarga Bonepai kepada ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat, segera mengeluarkan teguran keras atau surat pemecatan kepada oknum Ketua DPRD Kabupaten Tambrauw yang di nilai sudah merusak citra dan wibawa Partai Golkar.

Sumber : Metrorakyat.com