Antara Caleg Incumbent dan Fenomena ‘Akar Rumput’ 

0
124

JAMBI – Ramai-ramai mendatangi masyarakat sampai ke ‘akar rumput’, dan menghilang saat sudah ‘duduk’, kemudian kembali lagi ke masyarakat saat legislatif akan kembali berlangsung.

Setidaknya, itu yang dirasakan warga terhadap banyak Caleg Incumbent, yang kembali berharap dukungan warga dalam bursa pencalonannya dalam Pemilu Serentak 2019.

Ironisnya lagi, saat sudah duduk justru tidak ada kontribusi terhadap daerahnya. “Nah, Caleg begini buat apa dipilih lagi. Kenali Caleg dan lihat apa programnya, Caleg begitu yang bisa dijadikan rujukan.”

“Untuk Caleg Incumbent, tentu yang wajib ditelaah warga apa yang sudah dilakukan Caleg Incumbent saat duduk atau lima tahun yang lalu, itu untuk pilihan rakyat dan menjadi rujukan sederhana bagi Caleg Incumbent,” ungkap Pengamat Politik Fisipol Universitas Jambi (Unja), M. Farisi kepada media ini baru-baru ini.

Memang lanjut M. Farisi, tidak ada landasan pasti, apakah Caleg tersebut sudah berbuat untuk daerahnya saat duduk, atau tidak sama sekali berkontribusi.

Namun, setidaknya, itu bisa diketahui dari catatan sang Caleg dalam setiap kegiatan Caleg di daerah atau dalam setiap promosinya dalam pencalonan.

”Ada catatan kecil, yang wajib disampaikan Caleg Incumbent di setiap kali turun ke masyarakat, apa saja yang sudah dilakukan Sang Caleg saat duduk sebagai anggota DPR. Ini penting agar masyarakat tahu apa yang sudah dilakukan senator apalagi Caleg In-cumbent DPR RI,”  tambah M. Farisi.

Maka dari itu, M. Farisi berharap terhadap masyarakat Jambi, untuk memilih para Caleg Incumbent yang sudah berkontribusi terhadap daerah, atau caleg yang memiliki program kerja yang jelas.

”Yang pasti bukan Caleg hanya dengan janji manis belaka,” tukasnya.

(rdc)