Mengamati Ancaman Terhadap KPU, Jika JokowiAmin Menang

0
445

Joko Widodo hanya butuh tambahan suara sebesar 30 % untuk menang. Sementara Prabowo juga butuh 30% untuk menang. Namun secara kalkulasi, kemenangan Jokowi tidak sepenuhnya bergantung dengan koalisi.

Mengapa ? Elektabilitas pribadi Jokowi sendiri berkisar 50%. Sementara Prabowo berharap banyak dari partai koalisinya untuk menyumbang suara.

Tetapi kekuatan akar rumput PKS, Demokrat, PAN hanya dibawah 30%. Sementara upaya prabowo-Sandiaga sendiri hanya mampu menaikkan elektabilitas 4% dalam kurun enam bulan kampanye. Untuk mengejar ketertinggalan sebesar 11 % terhadap Jokowi dalam sebulan adalah tidak mungkin bagi Prabowo-Sandi.

Makanya issue sekarang lebih kepada distrust terhadap KPU. Sikap Panik! tentu tujuannya agar terjadi situasi chaos. Ini akan dimanfaatkan oleh kaum radikal dan petualang politik untuk menangguk di air keruh.

Kalaupun aparat keamanan dapat mengendalikan, solusi biasanya akan berujung Pemilu diulang. Saya yakin itupun tidak mudah. Pasti terjadi krisis politik berkepanjangan dan tentu berdampak kepada stabilitas ekonomi. Semoga aparat cepat tanggap untuk menangkap siapapun yang mencoba membangun bad image / distrust terhadap KPU.

Jika ini terjadi…Siapapun! Tangkap. Itu lebih jahat dari teroris.

Oleh
Budi Haryanto Web

Penulis dan pengamat media sosial