Datang ke Jambi, Prabowo : Kita Jangan Mau Jadi Kacung Bangsa Asing

0
176

JAMBI – Dalam Pidatonya saat menyapa masyarakat di Jambi, Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto sampaikan kedudukan hukum di Indonesia, itu harus sama.

Hal tersebut disampaikannya, saat melakukan kunjungan ke Jambi, dalam agenda menyapa masyarakat. Bertempat di Ratu Convention Center, Ratu Hotel Broni Kota Jambi, Kamis (14/3/19).

Ditengah ratusan masyarakat yang hadir dalam cara tersebut, Capres nomor urut 02 itu menyampaikan bahwa dirinya ingin kedudukan hukum di Indonesia dapat dilaksanakan secara adil. Sebagaimana yang disebutnya, nantinya tidak ada lagi hukumitu yang berat kebawah, dan malah ringan ke atas.

“Hukum harus sama, jangan untuk orang kecil, orang miskin diberat-beratkan. Sedangkan untuk orang besar, orang kaya diringankan dan seenaknya.” kata Politikus Partai Gerindra itu dalam pidatonya.

Maka dari itu, dari sekian banyak nama yang disampaikan oleh kader-kadernya, dan partai patner pendukung lainnya. Dirinya akhirnya memilih Adil dan Makmr sebagai nama dari koalisinya.

“Banyak nama-nama yang bagus, ada Indonesi maju, Indonesia Makmur, ada Indonesia Adil, dan banyak lagi yang lain. Untuk apa makmur, kalau tidak adil, kita kan ingin Indonesia itu adil dan makmur, makanya Kita pilih adil dan makmur menjadi nama koalisi kita.” paparnya.

Selanjutnya, setelah lebih kurang 2 jam ia berpidato, Prabowo menyampaikan bahwa selaku pemimpin itu janganlah membiasakan banyak bicara, karena yang perlu dilakukan itu adalah secukupnya saja,setelah itu dibuktikan dengan perbuatan.

“Kita jangan membiasakan terlalu banyak bicara, kita bicara intinya saja, pokok-pokoknya saja. Sekarang yang harus kita lakukan adalah, bagaimana caranya mengembalikan kekayaan alam dan ekonomi Indonesia itu harus kembali ke tangan rakyat Indonesia sendiri.” ujarnya.

Diakhir pidatonya, Politis Partai Gerindra itu berpesan kepada pemuda Indonesia, supaya jangan mau menjadi kacung bangsa lain. Menurutnya, saat ini di Indonesia sudah banyak bangsa asing yang mulai ingin berkuasa.

Maka dari itu, ia meminta selaku generasi muda, jadilah pemuda yang memiliki tekat yang tinggi, berusaha dan bijaklah dalam melakukan segala hal, jangan sampai nantinya menjadi budak dari bangsa asing. Karena dirinya, tidak ingin mempin rakyat yang mau menjadi kacung.

“Saya tidak mau memimpin bangsa yang rakyatnya menjadi kacung bangsa lain. Hai para pemuda, engkau ingin mendapatkan kerja yang baik, yang layak, jangan mau menjadi kacung untuk negara lain.” imbuhnya.

Selain itu, dirinya juga berpesan kepada seluruh masyarakat khusunya Provinsi Jambi, pada17 April 2019 mendatang ayo sama-menangkan Pemilu untuk kemenangan Indonesia.

“Menangkan 17 April untuk indonesia. Amankan TPS, baru kemenangan untuk rakyat Indonesia.” pungkasnya. (Nrs)