Dibuntuti 3 Minggu, Sopir Ini Ditangkap Polisi Dengan Tanaman Terlarang

Hukrim Viral

SUMUT – Hendra (36) warga Dusun Suka Makmur Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu tidak menyangka selama tiga minggu telah dibuntuti Satres Narkoba Polres Sergai. Sopir ini diinformasikan memiliki tanaman ganja di ladang cabainya dan berhasil ditangkap, Rabu (6/3).

Kapolres Sergai melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu saat ditemui wartawan mengatakan dari ladang cabai tersangka, personil menemukan barang bukti satu batang tanaman ganja setinggi 128 cm.

“Personil Sat Narkoba mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya warga yang menanam tanaman ganja di ladangnya. Selama 3 minggu personil Sat narkoba melakukan penyelidikan dan diketahui pemilik ladang dan yang menanam ganja adalah tersangka sehingga pada hari selasa tanggal 6 Maret 2019 pukul 09.00 Wib dilakukan penangkapan terhadap tersangka sàat berada di rumahnya,” ujar Kasat.

Lanjut Kasat, saat hendak mencari barang bukti, personil meminta Kadus mendampingi penggeledahan di kebun cabai tersangka yang berjarak 100 meter dari rumah tersangka.

“Dari hasil penyisiran di kebun ditemukan 1 (satu) batang tanaman ganja yang ditanam diantara tanaman ubi dan cabai,” ujar Kasat.

Dari hasil interogasi oleh tersangka menerangkan tanaman ganja tersebut ditanam sudah sekitar 2 bulan dan belum pernah dipanen daunnya.

“Tersangka mendapatkan bibit tanaman ganja berawal saat mengisap ganja dan ketika mendapatkan ganja, tersangka menyisihkan biji ganja lalu ditanam sebagai bibit sebanyak 10 (sepuluh) biji namun yang tumbuh hanya 1 (satu) batang,” ujar Kasat.

Perwira berpangkat tiga balok emas ini mengatakan dari hasil pengembangan kasus, ternyata tersangka pernah ditangkap sekitar 2 tahun yang lalu saat berpesta ganja di gubuk yang terletak di ladangnya, namun saat sudah diborgol tersangka berhasil kabur dengan tangan tergari.

“Tersangka dijerat dengan pasal 114 Sub 111 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun,” ujar Kasat mengakhiri. (End)

Sumber Berita : klik disini