Resmikan TPID, Fachrori Himbau Seluruh Pejabat Se Provinsi Jambi Tingkatkan Pertanian

0
79

JAMBI – Gubernur Jambi, Fachrori Umar menghadiri sekaligus meresmikan Toko Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jambi, papan informasi harga bahan pokok dan mobil TPID Provinsi Jambi. Bertempat di Pasar Angso Duo Jambi, Selasa (5/3/19).

Dalam acara tersebut, turut pula hadir Kepala Bulog Provinsi Jambi, Kepala BPS Provinsi Jambi, Disperindag Provinsi Jambi, Unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Dikatakan Ketua TPID Provinsi Jambi, Agus Sunaryo bahwa inflasi Provinsi Jambi pada tahun 2018, sesuai dengan data BPS masih di bawah nasional yaitu 3,5 %.

Untuk itu, agar kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi, maka keberadaan TPID dan mobil TPID akan membantu. Selain menyediakan berbagai kebutuhan masyaraka, harganya pun juga terjangkau.

“Ada minyak goreng tepung, gula, beras, daging beku yang berada pada harga wajar serta kualitas baik dan stok cukup sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Agus Sunaryo.

Sementara itu, Fachrori Umar mengatakan peresmian toko pangan TPID ini, memiliki arti dan makna yang sangat strategis, dalam konteks menjaga pertumbuhan ekonomi yang stabil. Serta berkeadilan melalui upaya pengendalian inflasi.

Selain itu, dirinua juga menyampaikan bahwa tingkat inflasi yang terkendali itu tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah, akan terapi juga akan memberikan dorongan kepada investor untuk menanamkan modalnya di Provinsi Jambi.

Orang nomor satu di Provinsi Jambi itu juga menjelaskan, bahwa kehadiran toko pangan TPID di pasar Angso Duo Jambi, merupakan komitmen dari Pemerintah untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat Jambi.

“Apa lagi dua bulan lagi bulan Ramadan oleh karena itu sangatlah beralasan mengapa tokoh pangan TPID ini berlokasi di pasar Angso Duo, jawabannya adalah karena Pasar Angso Duo merupakan pasar terbesar di Provinsi Jambi,” paparmya.

Sekain itu, toko pangan TPID itu juga menyediakan kebutuhan sehari-hari, khususnya pangan bagi masyarakat Kota Jambi dan sekitarnya.

Maka dari itu, pria berkacamatn itu menghimbau kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jambi, dan
Kabupaten/Kota untuk meningkatkan produksi dan komoditi pertanian didaerah masing-masing. Sehingga nantinya bisa mendukung PDIP dalam memenuhi swasembada pangan di Provinsi Jambi.

“Hal ini sangat penting agar secara bertahap Provinsi Jambi dapat bersifat swasembada memenuhi pangan tertentu. Kita semua di Indonesia berswasembada pangan atau pemerintah kita tidak perlu lagi melakukan impor komoditi pangan dari negara lain,” tandasnya.

(Nrs)