Hadiri Paripurna DPRD, Fachrori Sampaikan Pentingnya Perlindungan Anak dan Perempuan

0
110

JAMBI – Gubernur Jambi, Fachrori Umar hadiri paripurna DPRD Provinsi Jambi pendapat akhir Gubernur Jambi, atas pengambilan keputusan dewan terhadap ranperda Provinsi Jambi tentang penyelanggaraan perlindungan perempuan dan anak, Selasa (5/4/19) di gedung DPRD Provinsi Jambi.

Kekerasan terhadap perempuan dan anak telah memberi dampak negatif yang sistemik, karena tidak hanya berpengaruh terhadap korban namun juga berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak dalam kehidupan satu keluarga.

Hal ini terjadi karena kekerasan terhadap perempuan dan anak dominan berada pada lingkungan domestik yaitu rumah tangga walaupun tidak menafikan bahwa beberapa kasus kekerasan juga terjadi di lingkungan publik atau umum atau pada suatu komunitas.

Fachrori Umar mengatakan, masih banyak perempuan dan anak mengalami kekerasan antara lain disebabkan faktor Salah satu prestasi pada masyarakat yang menganggap wajar apabila kekerasan dilakukan terhadap perempuan dan anak karena merupakan salah satu bentuk cara Didik mereka.

“Selain itu disebabkan oleh faktor budaya faktor kemiskinan dan faktor lainnya sehingga menimbulkan kekerasan,” kata Fachrori dalam sambutannya.

Kekerasan terhadap perempuan dan anak lanjut Fachrori Umar, membawa berbagai persoalan di masyarakat seperti kesalahan medis sosial hukum bahkan berbagai Pelanggaran atas hak asasi manusia.

“Untuk itu dalam rangka pemulihan korban kekerasan tentunya juga memerlukan layangan yang baik dalam hal ini pemerintah bertanggung jawab untuk menghormati, melindungi, membela dan menjamin hak asasi manusia setiap warga negara dan penduduknya termasuk pandan anak tanpa diskriminasi,” kata Gubernur Jambi.

Kewajiban pemerintah tersebut dalam bentuk layanan pengaduan, rujukan, pendampingan bahkan bantuan Hukum.

“Dalam rangka mencegah dan melindungi kekerasan terhadap perempuan dan anak di provinsi Jambi maka Sudah Selayaknya kita membuat kebijakan daerah yang dibuat dalam peraturan daerah yang mengatur upaya perlindungan bagi perempuan dan anak korban kekerasan khususnya dalam hal pencegahan, pelayanan, pemantauan evaluasi, pelaporan pendapatan, pembinaan dan pengawasan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan di Provinsi Jambi,” jelas Fachrori.

(Nrs)