Mencekam, Warga Bakar Alat Berat, Motor Warga Dibakar

0
593

MERANGIN – Tak terima wilayahnya digarap tambang ilegal atau Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), warga di Kecamatan Muara Siau, berang. Warga mengamuk, membakar 1 unit alat berat yang berada di lokasi.

Informasi yang dihimpun, aktifitas PETI di Kecamatan Muara Siau yang terpusat di 2 titik Sungai Landur dan Sungai Nuang ternyata selama ini telah menyulut emosi warga setempat.

Excavator ini ternyata sudah lama di wanti-wanti warga 3 desa agar tidak masuk ke wilayah Sungai atau. Namun ternyata 1 alat excavator yang bermerk somisomo dan diduga dirental UD,BH dan MS warga dusun baru sungai sakai Kec.Tiang Pumpung tak menggubris wanti – wanti dari masyarakat arai.

“Benar hari ini, Rabu (28/11) sekitar pukul 14.00 kami melakukan pembakaran alat berat yang menggarap hutan TNKS dipinggiran sungai batang arai,” ujar Masyarakat Arai yang tak ingin nama nya di sebut.

Informasi yang didapat masyarakat 3 desa yang tidak ingin PETI masuk ke Sungai Arai adalah masyarakat Desa Muara Siau, Desa Teluk Sikumbang dan Masyarakat Desa Rantau Panjang Kec.Muara siau

“PETI boleh saja melakukan. Aktifitas di Sungai Landur dan Sungai Nuang namun untuk sepanjang aliran Sungai Arai ini kami sangat melarang dikarenakan hutan TNKS ini dan area Sungai Arai ini lah masa depan anak cucu kami,” tambah salah satu masyarakat arai.

Terkait hal itu, Kapolsek Muara Siau IPTU Hitler Sinaga membenarkan bahwa warga arai telah membakar alat berat Excavator.

“Infonyo begitu, dan sekarang masih menuju ke dusun baru sakai sama Camat Tiang Pumpung,” ujarnya melalui pesan terkonfirmasi

Sedangkan info terbaru dari Camat Tiang Pumpung bahwasanya telah terjadi pembakaran motor milik warga. Dikabarkan, pembakaran ini diduga dilakukan oleh kelompok warga dari alat berat tersebut.

Ada 14 unit motor yang hendak dibakar. Namun baru 1 unit dibakar, 13 unit lain yang telah ditumpukkan, diamankan Kapolsek

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi mengatakan bahwa tim terpadu Polda Jambi sudah turun langsung untuk menangani masalah tersebut.

“Ya saat ini sudah diturunkan langsung tim terpadu untuk menanganinya, sekarang sudah di lokasi.” pungkasnya. (Red)