Berawal Dari Dekapan Sayang, Pria Ini Tega Setubuhi Keponakannya

0
452

SURABAYA – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya mengungkap kasus pencabulan hingga menyetubuhi korban yang masih di bawah umur. Mirisnya, pelaku pencabulan itu adalah seorang paman terhadap keponakannya sendiri. Tersangka adalah KB, 58, warga Jalan Dukuh Bulu, Lontar, Sambikerep, Surabaya. Korbannya adalah FS, 13, warga Lontar Surabaya.

Berdasarkan informasi, aksi bejat itu dilakukan tersangka sejak Agustus 2017.
Korban tinggal serumah dengan tersangka setelah orangtuanya meninggal. Namun rupanya, paman korban yang diberi amanah mengasuh anak yatim piatu itu tidak melindungi keponakannya dengan baik. Justru dia malah melakukan perbuatan bejat terhadap bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) itu.

“Tersangka pertama kali melakukan persetubuhan dengan korban pada Agustus 2017. Itu dilakukan berulang kali hingga terbongkar pada September 2018,” terang Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Sabtu (17/11).

Modus perbuatan cabul itu, tersangka sering masuk ke kamar korban yang sudah tertidur. Lalu dengan alasan sayang, ia mendekap dan menciumi korban. Namun karena tersangka terangsang, ia malah meraba bagian terlarang korban hingga nekat melorotkan celananya dan celana korban hingga akhirnya terjadi persetubuhan.

“Setiap usai menyetubuhi korban, tersangka selalu berpesan agar tidak memberitahu orang lain,” jelas Ruth.

Korban yang ketakutan, awalnya memang tak berani buka mulut. Namun belakangan karena sudah tidak tahan dan sering mengeluh kesakitan, akhirnya korban bercerita ke gurunya.

Hingga kasus ini terbongkar setelah seorang guru melapor ke Polsek Lakarsantri dan lanjut ke Mapolrestabes Surabaya.
Tersangka yang sudah kakek-kakek ini pun dibekuk polisi dan dijebloskan ke tahanan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 81 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2004 tentang perlindungan anak.

 

Sumber : Jawapos.com